aku menuliskan segalanya karna seseorang berkata bahwa kau mendengarkan dan akan mengerti. dan mungkin tak akan pernah tidur. meski sebenarnya kau bisa.
ku mohon, jangan pernah mencari tau siapa diriku sebenarnya.
aku tak ingin kau melakukannya.
aku hanya ingin memastikan bahwa orang sepertimu itu ada.
seperti, jika kau bertemu aku, kau takkan berpikir aku adalah wanita aneh yg menghabiskan waktu di rumah sakit.
aku juga takkan membuatmu gugup saat berbicara atau menatap ke arahku.
ku harap tak masalah jika aku berpikiran seperti itu
kau lihat? aku tak pernah berbicara pada orang-orang selain keluarga atau pacarku. maksudku aku benar-benar tak memiliki seorangpun untuk di ajak bicara.
saat aku mulai bergabung pada suatu agency, aku pikir aku harus merubahnya, dan aku punya rencana
saat masuk pertama kalinya, aku membayangkan untuk bertemu orang-orang baru dan memulai sebuah pertemanan baru lalu menuliskannya di halaman pertama. akan tetapi...
aku bukan apa-apa. lalu siapa yg akan ku ajak bicara.
jadi masih banyak hari-hari membosankan yg lagi-lagu harus aku lalui
setelah kejadian obat semprot ilegal yg ku beli hasil dari kringatku mungkin di apotik yg ilegal juga, menurutku
entahlah aku takkan mencoba meninggalkan semprotan kecil itu,
bagaimanapun ilegalnya tetap akan sangat berguna sewaktu-waktu bila sesak nafas yg tak ku inginkan datang.
aku cuma mau berkata pada seseorang.
kehidupanku, sangat-sangat tidak menyenangkan atau mungkin tak memiliki warna
jika ayahku bertanya, tentu aku takkan jujur
karna aku tak ingin seseorang mengkhawatirkanku. bahwa aku mengalami kejadian buruk lagi. atau mungkin selalu.
jika nenek masih ada, aku bisa bicara dengannya.
dia akan tau saat aku bahagia dan saat aku sedih. meski aku masih mencari tahu bagaiman itu mungkin terjadi
aku hanya berharap punya teman secepatnya. maksudku seseorang yg benar-benar dikatakan teman.
untuk saat ini, saat aku jatuh. aku benar-benar paham tak ada seorangpun yg mau berada di sisiku.
love always
Dita sari putri