Rabu, 01 Februari 2017
I Love You, Bi
tatapan matanya, caranya mengungkapkan pendapat, renyah suara tawanya. Semua berubah menjadi begitu indah sejak kehadirannya. Hingga namanya mulai sering terselipkan di barisan doaku, dan juga aku mulai senang menceritakan betapa bahagianya aku bertemu dirinya di hadapan orang-orang terdekatku. tersenyum lebar sambil terus bercerita mengenai hal-hal indah yg di lakukannya. Kehadirannya memberiku alasan untuk kembali bermimpi akan hal indah di masa depan.
saat menatap matanya, ada kata-kata yang sulit keluar dari bibirku, saat mendengar sapa manjanya tercipta rasa yang begitu lemah tuk di tunjukan walau aku berada di dekatnya, membiarkan diriku jatuh dalam rindu yang mengekang. bagiku ia seperti malaikat, terimakasih Tuhan telah mempertemukanku dengan ciptaanMu yang satu ini.
sungguh aku sangat mencintaimu, Robi Nurhakim.
Kamis, 05 Januari 2017
Stay warmed Dita, Yeyyyyy
bicara mengenai random, post kali ini isinya bakal macem macem karna ada beberapa aktifitas aku yg berubah. ada yg berkurang ada yg bertambah. ada juga beberapa hal baru yg bakal aku coba, tapi jangan khawatir doi yg menemani disisi masih tetap sama kok ga akan terganti #eakkkk.
semuanya seru dan cukup menambah pengalaman. salah satu hal yg berkurang adalah, mulai minggu ini aku udh berhenti konsultasi ke dokter mengenai penyakit aku, jadi aku udh resmi dinyatakan sehatt #yeyyyy. well terkadang aneh juga sih ketika biasanya harus rutin minum obat sekarang malah udh berhenti tapi yah dengan hari dan aktifitas aku yg full of blessing, aku bahagia udah sembuh total.
jadi sekarang aku mau share tentang apa yg aku lakuin selama 1 hari full. setiap hari tentu ada hal hal yg berbeda, seperti seluruh orang lain di dunia, aku memulai hari dengan bangun tidur (of course). hal pertama yg aku lakuin setelah bangun tidur adalah memberi makan 3 ekor kucing aku dengan kepribadian yg beda beda; Gerdy, Hurrem, Snowy. setelah itu aku bersihin pasir mereka, sisirin satu per satu, bedakin, kasih vitamin trus ajak main sebentar di halaman, kecuali hurrem yg lagi hamil jadi dia kerjanya tiduran mulu. setelah itu aku bersihin rumahnya boony, hedgie aku yg usianya udh 5 tahunan tapi masih tetap imut. biasanya si sampe 1 atau 2 jam aku habisin waktu buat setor perhatian ke peliharaan-peliharaan aku, wajar dong mereka sayang banget sama aku ya #pede. lalu setelah semuanya selesai di lanjutkan dengan mandi baru deh aku fully charged dan siap beraktifitas.
Selasa, 07 Juni 2016
Senin, 06 Juni 2016
One Fine Day 💏
Minggu, 13 Maret 2016
Lagi lagi rumah sakit
Rabu, 9 maret 2016
Pagi ini aku bangun dengan damai dan penuh suka cita di hari yg sedang di hebohkan oleh berita mengenai "gerhana matahari". Karena libur dan tidak ada acara, aku memutuskan untuk ke kantor sekedar iseng berkumpul dengan teman baru yg akan di seleksi oleh rokuagency. Tak ada yang berbeda siang itu. Semua berlalu seperti hari lainnya. Akupun memutuskan untuk pulang pukul 15.00 dan tepat 16.15 sore zulmi dan edo datang ngajakin karaoke .
Malam hari sepulang dari karaoke, aku melihat mantan pacarku pergi bersama wanita lain, dan aku entah kenapa aku merasa perasaanku tidak enak. Tiba-tiba saja dalam pikiranku terlintas untuk mencari obat penenang di internet. Saat itu aku masih ingat dengan memoriku saat dirawat 2 kali karena meminum obat dari klinik karna salah resep obat. Jadi aku menahan keinginan itu dan mencoba mengalihkan perhatianku dengan mencari kegiatan. Bermain instagram menjadi pilihanku.
Tapi tak lama, pikiran itu muncul lagi. Kali ini aku benar-benar ingin meminum obat penenang. Semakin aku ingat bahaya yang akan terjadi, semakin tinggi hasratku untuk meminum obat banyak-banyak. Aku tak mengerti bagaimana dan kenapa hal itu bisa terjadi. Tepat jam 11 malam, aku sudah benar-benar tidak tahan dan akhirnya mencoba mencari obatobat ku dulu di lemari. Tapi aku tak menemukan 1 pun obat tersisa hingga aku hanya meringkuk di atas tempat tidur sambil membiarkan air mataku berlinang sendiri.
Kamis.10 maret 2016
Hari ini mama membuat janji dengan bgmus untuk pijat urat.Sampai disana, aku disambut oleh seorang pria yg kemungkinan adalah cucu dri bgmus. Selagi menunggu dia terus menanyai sepuar kegiatanku jdi bisa di blg kami sudah saling kenal. Hingga akhirnya giliranku tiba. Aku diminta berbaring di salah satu bed disana.
Hingga bgmus mulai memijat, luar biasanya aku terus menjerit karna semua uratku di tekannya. Sakit? Sangat!
Bgmus blg keadaanku tidak stabil, dia memberikanku resep herbal lalu kami pulang. Sampai rumah, hari sudah sore. Aku mencoba meminum obat herbal yg di berikan bgmus tapi selagi aku meminum obat herbal yg di berikan bgmus, Semakin besar keinginanku untuk minum obat penenang. Aku benar-benar tak bisa menahannya. Akhirnya, jam 8 malam, aku keluar rumah dengan alasan pergi isi pulsa. Padahal aku pergi ke apotek membeli 2 Amitriptyline dan 1 CTM. Setelah itu aku mampir ke minimarket dan membeli minum. Disana juga aku menelan 20 butir Amitriptyline dan 12 butir CTM. Aku puas. Perasaanku lebih baik. Lalu aku kembali ke rumah.
Dirumah aku masih bercanda-canda dengan mama dan bapak. Kami browsing internet bersama membuka sebuah situs yang lucu. Tertawa seakan tidak terjadi apa-apa. Lalu jam 10 malam aku berniat untuk tidur. Tapi efek obat mulai terasa. Jantungku berdebar kencang, kepalaku sakit, dan kakiku dingin sekali lalu uratku kejang. Aku tidak bisa tidur. Aku coba nikmati rasa sakit itu dengan mendengarkan musik. Hari pun berganti.
Jum'at 11 maret 2016
Sekitar jam 1 malam, perutku mual sekali dan akhirnya aku muntah. Tapi kulihat tidak ada obat keluar dari muntahan itu. Artinya obat itu telah dicerna di ususku dan kandungannya mulai masuk darah. Jam 2 malam, aku mencoba menghitung nadiku sendiri. Tak kusangka, nadiku begitu cepat dan terasa sungguh mendebarkan, hasil hitungannya mencapai 178x/menit. Gila pikirku. Lalu aku menghubungi mama. Mama langsung menghampiri aku dan panik. Akhirnya mama dan bapak hanya memberiku air soda dan susu kental manis. Dua setengah jam aku menggigil hingga tanpa sadar akupun tertidur
Pagi, siang, dan sore hari kuhabiskan dirumah. Nadiku masih berdenyut cepat sekali, jantungku berdebar-debar seperti mau copot, kakiku masih dingin, dan kepalaku juga masih sakit sekali. Aku hanya bisa berbaring sambil nonton TV. Tapi menjelang malam, aku benar-benar tidak tahan lagi. Akhirnya bapak membawaku kerumah sakit untuk konsultasi.
Sabtu 12 maret 2016
Pagi dini hari aku bangun dalam keadaan paling kacau. Nafasku sesak tidak karuan, akhirnya aku beranikan diri mengirim pesan ke robi. Pesan yg kukira akan jadi pesan terakhirku. Setelah mengirim pesan aku segera siap" karna tak lama setelah itu aku dapati kabar bahwa temanku masuk RSB di daerah ayahanda. Aku langsung menuju ke RSB pukul 13.00 siang, sebelum berangkat, aku meminum 8butir amitriptyline lalu menuju ke RSB
Cuaca medan saat itu panas terik. Kepalaku kembali pusing. Hidungku kembali mimisan. Awalnya aku berpikir untuk menepi tapi aku keburu pingsan lebih dulu sebelum berhasil memarkirkan kereta
Saat sadar aku tengah berada dirumah penduduk, dalam keadaan baju penuh Darah, di tanyai oleh pemilik rumah hingga robi, mama, bapak dtg ke tempat aku pingsan. Akupun langsung di larikan ke RSRP. Aku dibawa ke UGD RSRP. Disana aku berbaring setelah diperiksa tanda vitalnya. Lama sekali aku menunggu. Tidak ada dokter yang menangani karena disana ramai pasien. Akhirnya 2 orang perawat datang menemuiku. Kami berbicara di ruang konsultasi, masih seputaran UGD. Aku kembali menceritakan apa yang terjadi dengan detail. Ditanya berbagai macam pertanyaan juga. Lalu mereka menghubungi dokter saraf. Hasilnya, dokter meminta aku dirawat dan melakukan Scan serta Eeg. Selain karena di RSRP biasa ruangannya penuh, diRS ini susah untuk mendapatkan kamar jika masalahnya adalah saraf. Jadi aku diminta dirawat di ruangan kelas 2. Sebelum pindah kesana, ada seorang Suster yang memeriksaku. Saat itu nadiku sudah turun menjadi 104x/menit, dan aku sudah minum ponstan untuk meredakan sakit kepala. Dan diinfus lagi untuk diberi tindakan lainnya.
Minggu 13 maret 2016
Pagi dini hari aku berbaring di sebuah tempat tidur pada kamar kelas 2, ruang rawat pasien saraf. Disebelah tempat tidurku ada tempat tidur lain yang diisi seorang ibu paruh baya. Ia hanya diam saja melihat kedatanganku. Memang penyakinya adalah pembengkakan otak tetapi ia memang cenderung diam, larut dalam penyakitnya. Dengan pasrah aku berusaha tidur karena aku benar-benar mengantuk. Mama dan bapak pun tetap berada dsini menunggu aku karena memang pasien yang dirawat wajib untuk ditunggui. HP-ku juga disita agar aku benar-benar tidur. Tidak terganggu dengan HP.
Paginya aku bangun, mama datang membawakan aku coklat sebagai bingkisan karena hari ini adalah hari ulang tahun adikku. Selagi mama memberikan coklat itu padaku, seorang pasien dari kamar lain ternyata mengintai. Lalu ia masuk, mengajak berkenalan, dan tanpa basa-basi, ia meminta coklat yang ada di genggamanku. Kuberikan coklat itu sebagian kepadanya karena ia tampak memaksa. Lalu perawat disana melihat kejadian itu dan mengusirnya keluar. Ternyata pasien itu menderita gastritis akut dan sedang dalam fase manik. Pantaslah kelakuannya seperti itu. Tak lama, dokterpun datang dan tampak kecewa dengan apa yang kulakukan. Kami membicarakan banyak hal. Ia menanyakan apa tujuanku melakukan tindakan bodoh ini. Kujawab, aku sendiri ingin merasakan sensasi disaat menikmati dan merasa puas saat minum obat
menantang kematian, dan ingin mendapat perhatian dari orang sekitar. Aku juga bingung jika ditanya kenapa aku bisa melakukan ini. Aku hanya ingin sensasi itu, dan hasratku itu tidak bisa kukontrol. Pokoknya aku ingin merasakan puas dengan meminum obat penenang sebanyak mungkin. Hal ini mirip dengan gangguan pengendalian impuls katanya. Tak lama keluargaku datang. Lengkap. Kami semua duduk bersama membicarakan rencana penangananku ke depan. Selain itu juga membicarakan harapan, kendala, dan masalah yang ada dalam keluargaku. Semua dibicarakan dengan terbuka. Aku merasa senang melihat semua ternyata peduli denganku. Aku harus bisa berjuang lebih keras untuk melawan keinginanku yang aneh itu. Setelah membicarakan itu semua, aku pun kembali tidur menunggu sore tiba...
Jumat, 11 Maret 2016
Might be my last :)
Nobody really needs me
I don't even care about myself anymore
Why can't i just die??
I just really hate who i am
Can i sleep and never wake up?
Because i'm living where some of us are human
How do i hande this?
I don't know how to handle this.
Let's try. Goodbye....
Rabu, 24 Februari 2016
Menunggu Kembali (060715)
saat kamu memutuskan pergi dari hidupku, aku tak bisa memikirkan apa yg selanjutnya akan membuatku semangat menjalani apa yg sudah ku bangun sampai hari ini. aku minum alkohol cukup banyak, merokok lebih dari dua belas batang malam ini. padahal kemarin ketika berkenalan denganmu aku begitu semangat menghentikan segalanya karna aku ingin menjaga kesehatanku demi kamu. sebelumnya aku tidak merokok sayang, seperti yg ku bilang padamu. lidahku tidak cocok dengan asap dan hal hal seperti itu. tak ada banyak hal yang ingin ku katakan padamu, selain kata maaf karena telah membawamu berlari sejauh dan selelah ini. cuaca medan yg mulai sering berganti kemarau hingga penghujan semakin membawaku pada kenangan kenangan percakapan kita. awalnya aku berpikir, aku belum pernah menemukan pria dengan suara setulus kamu, kamu membuatku tergoda dengan segala percakapan kita di penghujung malam, dan kamu berhasil membuatku sadar bahwa aku takkan pernah bisa kehilanganmu.
ini bukan salahmu, salahku yang dari awal telah memilihmu, salahku yg terlalu cepat tertarik pada pesonamu sehingga aku melakukan segala cara agar kamu tetap ingin menghabiskan hari harimu bersamaku, agar perkenalan ini berusia panjang sampai status kita semakin jelas dan nyata. kamu berhasil menumbuhkan rasa penasaranku, kamu berhasil membuatku kembali merasakan debaran aneh karna jatuh cinta, dan kamu kembali mengingatkanku pada rasa kehilangan karna terlalu mencintai.
pagi tadi aku memantau kucingku yg tengah asik makan. mungkin ini konyol tapi semua hal yg kulihat selalu memaksaku untuk kembali mengingatmu. aku ingat ketika kamu memarahiku tiap aku memeluk dan mencium kucingku penuh rasa gemas. ketika memasak masakan pedas, kamu slalu blg masakan pedas tidak baik untuk kesehatanku. ketika kamu di tugaskan keluar kota aku slalu mecari cara untuk menghubungimu sekedar mendengar suaramu mampu memuaskan rasa rinduku. hingga untuk pertama kalinya ayah mengizinkanku ikut temannya dalam acara pergelaran dana dari rakyat kembali ke rakyat yg di adakan cukup jauh dari tempat asalku, tapi kamu harus percaya bahwa setiap menit yg ku habiskan disana hanya untuk membayangkanmu. membayangkan betapa kamu akan bahagia melihat banyak anak perempuan yg tertawa melihat badut yg sedikit kaku melakukan atraksi sulapnya, melihat bagaimana pohon stroberi bisa tumbuh berbaris dengan tinggi yg seimbang beserta warna merah muda lembut, bagaimana rasanya percikan air terjun taman eden yg menyejukkan dan membuatmu tergoda untuk menyatu bersamanya, bagaimana bahagianya aku menuliskan namamu dan namaku di sebuah pot kecil yg telah diisi oleh benih-benih pohon beringin yg akan tumbuh menjulang seperti pohon pohon lainnya, dimana ada sebaris harapan bahwa aku juga ingin cinta kita ikut tumbuh bersama pohon itu.
Priaku yang tahan banting.
aku menyesal pernah membuatmu terluka, aku menyesal telah membuatmu jatuh cinta. kalau kamu mau tau, perasaan sakit yg kau rasakan jauh membuatku lebih menderita daripadamu saat kau melakukan hal hal yg "dulu kuanggap bukan dirimu". maafkan aku, salahku yg mencintaimu dengan cara segila ini. salahku yg menggenggam tanganmu untuk pelan pelan memasuki duniaku, dan masih salahku karna telah sebodoh ini untuk tetap mencintaimu. ketakutanku semakin nyata, kamu harus harus tau rasa sakitku semakin berlipat ketika aku tahu bahwa kamu membohongiku. maafkan aku yg terlalu mencintaimu ini.
aku sangat mencintaimu, aku sangat ingin meninggalkanmu. tapi aku tak bisa, terlalu banyak yg telah kau curi dariku. perhatianku, rasa cintaku, waktuku berasa teman temanku, bulan bulan penuh kepedihan karna jarakmu dengan jarakku. terlalu banyak hal yg terlewatkan terlalu banyak juga yg kau renggut dariku, dan bodohnya aku yg selama ini menjalaninya dengan perasaan murni karna rasa cintaku padamu. tapi segala pengorbananku tak pernah berarti bagimu. yg orang orang tahu aku hanya gadis bodoh yg terobsesi denganmu, yg orang orang tahu aku hanyalah gadis dengan banyak permainan yg akan menyiksamu, tanpa mereka tau, akulah korban sebenarnya, akulah boneka dan kau dalangnya. aku hanya tanah liat yg menatapmu bagai berlian. hanya aku. hanya aku yg tak pernah ragu menunjukan bkn sekedar mengatakan bahwa aku sungguh mencintaimu. sungguh walau kita memiliki perasaan yg berbeda.
aku turut menyesali perasaanku yg mudah luluh karna kehadiranmu. kamu membawa sesuatu yg ajaib sehingga aku kembali menemukan semangat hidupku, namun ketika kau pergi, aku tak lagi punya alasan untuk menjalani hari hari. aku kembali kepada rutinitas menyebalkan, kembali ke kehidupanku yg menyebalkan, dan yg paling menyedihkan adalah aku benci diriku yg benar benar menyebalkan.
aku bukan wanita yg mudah blg rindu, tapi aku ingin mengaku bahwa selama beberapa hari ini aku sangat merindukanmu, tak lagi ada tgl 6 yg spesial bagi kita, kamu benar, kita sangat kacau dan tak lagi ada yg bisa di perbaiki. aku menutup mata untuk masa depan yg kita impikan. akan tetapi, masihkan kau ingin memegang janjiku yg ingin menua bersamamu? tenanglah aku akan menyempurnakan diriku sendiri tanpamu. aku tetap mencintaimu, bi bahkan setelah semua insiden yg telah ku alami, bahkan ketika kau pergi tanpa lambaian tangan. ku mohon jika kamu punya jalan kembalilah. kamu tahu dimana rumah tempat mu kembali.
Selasa, 20 Oktober 2015
Beranikah? Aku menantangmu.
Aku masih belum tidur, meski tubuhku lelah terkena pengaruh ibuprofen1800mg/24 dengan efek samping mual, dan lelah yg berlebihan, disaat semua pasien terlelap diatas tempat tidur dengan selimut yg hangat. Aku lebih memilih diam di depan laptop, mendengarkan alunan musik dan merdunya suara sam smith menyanyikan lagu lay me down yg semakin lama semakin membuat kamarku semakin sunyi. Hidup ku juga semakin sunyi. Sejak kepergianmu.
Mataku masih terus menatap layar laptop memperhatikan barisan abjad sambil satu tangan yg tertusuk jarum pengalir cairan elektrolit yg terus mengutak-atik deretan album musik favoritku, dengan suasana hening dibawah atap rumah sakit yg berada di medan timur membuat malam ini semakin sepi.
Entah sejak kapan mataku mendapati satu lagu yg pernah kita nyanyikan bersama, tentunya dengan sedikit paksaan lastchild ft giselle-seluruh nafas ini . Masih ingat...?
Hey bi, betapa aku rindu candaanmu, betapa aku rindu hangatnya perhatianmu, dan betapa aku kedinginan menantimu pulang meskipun hujan yang turun tidak akan segera membuatmu pulang kerumahmu.
Saat ini aku sedang mendengar lagu "secondhand.s.-fall for you" hingga sampai pada bait "i know you don't think that i'm trying" berakhir di "i won't live to see another day" dan seketika aku sedang memposisikan diriku yg memujamu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kamulah gambaran pria yg tak akan bisa aku tinggalkan. Singkatnya, aku tak bisa menolak untuk tidak mencintaimu. Kamulah jawaban dari semua doaku, aku mengira kamulah yg akan tetap tinggal, hingga setiap doaku selalu terselip namamu, hingga setiap jantungku mendenyutkan namamu. Namun, nyatanya? Kamu pergi begitu saja, menganggapku sama seperti perempuan lainnya, memposisikan aku sebagai pemuja bukan pecinta. Padahal kalau boleh sedikit berbisik di telingamu, aku ingin mengatakan bahwa aku bukan sekedar fansmu, aku penggemarmu nomor satu, yg dengan senang hati akan berjanji membahagiakanmu, jika suatu hari kamu kembali padaku.
Kepergianmu yg tiba-tiba adalah kiamat kecil bagiku. Tahukah kamu bagaimana rasanya menjadi seorang wanita yg setiap hari menatap ponselnya hanya untuk menunggu pesanmu? Tahukah kamu rasanya jadi seseorang yang diam-diam memperhatikan sosial mediamu dan membaca kembali pesan-pesan lamamu hanya untuk mengobati perih dan sakitnya rindu? Tahukah kamu betapa menderitanya menjadi gadis yg hanya bisa berprasangka, hanya bisa mengira, hanya bisa menerka bagaimana perasaanmu padaku selama ini? Tahukah kamu betapa tersiksanya hidup menjadi orang yg slalu bertanya-tanya, kesana kemari, mencarimu kemana-mana, sementara kamu melenggang seenaknya seakan tidak terjadi apa-apa diantara kita? Tahukah kamu perihnya menahan diri untuk tidak menghubungimu lebih dahulu karna aku begitu tau diri bahwa kita tidak pernah ada dalam status dan kejelasan? Tahukah kamu lelahnya menjadi orang yg terus berharap, terus berkata dalam hati, begitu percaya bahwa suatu hari kamu akan kembali?
Dan aku masih menunggu, menghitung hari, menanti kamu pulang, menanti ingatanmu kembali padaku. Tahukah kamu, betapa tersiksanya aku ketika kamu tidak memberi kabarmu, Ketika kamu tidak menyapaku, ketika tidak ada lagi percakapan diantara kita. Dan ketika kamu tiba-tiba menghempaskanku ke dasar daratan, ketika kita sedang asiknya terbang bersama? Katakan padaku, bahwa aku terlalu berlebihan, terlalu berdrama, aku terlalu membawa perasaan. Aku tidak peduli apa kata orang, mereka tidak pernah paham betapa dalamnya perasaanku, seperti kamu yg tidak pernah mengerti betapa aku mencintaimu.
Mungkin saat ini kamu akan bertanya padaku, mengapa dengan mudah aku bisa jatuh cinta. Dengarlah, duduklah di hadapanku, dan tatap mataku dalam-dalam. Aku sudah memperhatikanmu, bahkan sebelum kita saling mengenal, bahkan sebelum insiden "eh", bahkan sebelum kita begitu dekat, aku sudah mengintaimu. Meskipun aku tidak pernah tau siapa dirimu, bagaimana keseharianmu, siapa saja kekasihmu, siapa saja gebetanmu. Bagiku, semua itu tak penting lagi. Aku mencintaimu, dan akan terus begitu. Meskipun kamu sekali lagi, tidak akan pernah tau.
Aku masih menanti suatu hari, kamu akan memperlakukanku sehangat kemarin. Dan kita tertawa, bercanda, memeluk awan, meraih bintang, menari bahagia di permukaan saturnus. Aku masih menunggu, hari-hari saat kamu kembali, dan rasakan hangatnya pelukmu yang dulu pernah jadi mimpi kecilku. Bisa aku rasakan desah nafasmu ketika kamu berbisik di telingaku. Bisa aku dengar suara medhokmu menyanyikan lagu all of me, bisa aku rasakan rapatnya jemarimu ketika menggenggam tanganku. Dan aku bersumpah demi apapun Tidak akan melepaskanmu
Sungguh aku tidak berharap lebih. Saat ini aku hanya ingin bertemu denganmu, hanya ingin menatap sinar matamu, mata yg entah mengapa selalu membuatku percaya, masih ada cinta disana.
Sungguh aku tidak berharap lebih, keinginanku sederhana. Kita duduk berdua saja, di alun-alun barat medan. Tidak ada percakapan yg terjadi, hanya hati kita yg saling menghampiri. Kamu menggenggam tanganku, aku menggenggam tanganmu. Kita menghela nafas sesaat, masih tak percaya bahwa pada akhirnya, kamu kembali. Lalu, kamu memandangiku, aku menatap matamu. Kamu mendekat. Semakin dekat. Bisa aku rasakan aroma parfummu. Bisa aku rasakan hembusan nafasmu menyentuh wajahku. Lalu.....
Beranikah? Aku menantangmu...
Sabtu, 01 Agustus 2015
Untittled
Ini tempat yg sulit untuk mencari ketenangan.
Ketentraman untuk jasad. Bukan pikiran.
Siapa aku dahulu, dan siapa aku sekarang.
Kelahiranku, sudah di takdirkan di surga.
Sebanyak 2 kali oleh para malaikat.
Yang terlihat...
Dari kedua orang tuaku dalam api yang menyala.
Jumat, 03 Juli 2015
Abi.. You are.....??? ♥
This is just my way of aknowledging this week.
These are things i've noticed about you :)
You are one of the most intelligent people i've ever met.
I'm so lucky to know you.
You're so full of energy and cheerfulness that attracts everyone around you.
You learn new things from anything you see around you, even from the very small things in life.
You make everyone laugh with your witty sense of humour. Not everyone can pull that one :D
You are very receptive to every small thing i say. It makes me feel loved. Thank you.
You believe in yourself. And you believe in everything you did. I really admire that about you.
You're so protective and you don't realise you're showing it sometimes. It make me feel warm when i'm with you.
Your eyes always give it away. I know exactly what you're feeling just by locking my eyes with yours.
I love how you're seriously explaining something to me, and when you get so lost in thought for a few seconds.
You are so adorable, abi.
You have the sexiest smile i've ever seen. Really.
And specially when you look down and half break into a smile.
It really makes me so damn weak in my knees, you know?
When i'm with you, i feel like i'm dreaming and i don't want to snap out of it.
Yes, you put me in some shot of trance.
Sometimes i'm moody and unreasonable but you know how to make things alright for me.
You know what, abi?
I may never be able to express to you all the things i love about you.
I love you abi...
So much.... ♥♥♥
Kamis, 04 Juni 2015
Stop wasting your time, waiting for perfect guy.!!!
Kamis, 16 April 2015
Sabtu, 04 April 2015
I'm going madness
I feel so bored to death. Why is it so hard to make friends ???
I mean, i don't be like this before.
Something wrong with me, and i just don't get it.
What kind of skill it needs to talk with people.
And to get them be interested in you ???
I'm an interesting person, i mean i love draw and read.
And i'm into the strangest thing.
I'm insane and fun, and creative.
Okay, i'm saying all of these things about myself, but i don't really believe any of it.
It just don't make a sense. That's all.
Sabtu, 28 Juni 2014
dear everyone...
Sabtu, 24 Mei 2014
There is a hell. believe me i've seen it
do you know? everyday, i'm ready to get up and start my day. time to put on that fake smile and pretend like i'm okay.
dear everyone who always read my story.
i write to you from my heart. from the depth of my soul, i cry out to you to listen my despair. over the past weeks i have been desperately and have been in hospital, my worst fear has come true, i have pain. i see death it self standing before me. each day my body grows weaker and weaker drifting further into never ending sleep. i am so afraid, so very afraid of what lay before me. i try to make sense of what is happen to me, but there's no sense at all.
i'm cry from the depth of my heart and soul to be saved from the sadness and destruction of my body. i'm cry for allah to help me trough this despair, hold my hand in the darkness, but my allah can't be found.
feeling and though rush through my mind as it seeks a reason for this pain and suffering. i want to hode, run, but my legs will not carry me. i ask ever since man has been on this earth, what is life? what lay after life? i will not die peacefully y friend, my illness will not permit that, but eventually, if it be allah will, my mind and body will feel peace as allah holds me in his arms again.
Kamis, 22 Mei 2014
43 Million children exposed to tobacco smoke
head of indonesian parliamentary forum for population and development aisyah hamid baidlowi has revealed that around 97 million indonesian inhabitants are routinely exposed to tobacco smoke at their homes.
of this said amount, 43 million are children.
the prevalence of smoking in indonesian, she said, was ranked fifth among countries in the world with the top consumption rate of tobacco, which has rapidly increased since 1970's.
especially among young people above 15 years of age, the plevalence has increased from 26,9 per cent in 1995 to 31,5 per cent in 2004.
in addition, the usage of tobacco has long-term effects and lung cancer is the highest cause of death in the world.
"The world health organization (WHO) has predicted that by 2020, diseases that tobacco cause will result in the death of 4,8 million people every year in the world," said Aisyah during a seminar of indonesian youth as the main target of rapid cigarette marketing: should they be protected??
hates school
Help me and my family
my brother makes messes and doesn't clean them up. i really want to help because i don't like being upset all the time and having everyone hate everyone else. even when we starts to get along, someone will say something to upset someone else. just help me and my family.
Sabtu, 15 Februari 2014
ACHIEVEMENT !!!
Senin, 03 Februari 2014
Medan P..E..C..A..H damn i love medan
Travel Series Indonesia - Jalan-Jalan Men 2013 Eps 2 - Medan






























